Yang Lama Hilang

Saat kamu merasa kecewa dengan dirimu yang sekarang, kamu akan berusaha menjadi sosok yang lebih baik, Bukan? Dalam usaha mencapai standar hidup yang baru, terkadang ada beberapa tindakan yang kamu manipulasi dan seolah dipaksakan. Parahnya, perubahan yang kamu lakukan adalah perubahan cap “Ketok Magic”.

Perubahan itu perlu dan keberadaannya akan selalu menghiasi jalan kehidupanmu. Namun, seiring perputaran waktu, apakah kamu merasa bahwa dirimu sekarang bukanlah sosokmu yang sesungguhnya? Kamu akan rindu dengan sosokmu yang sudah lama hilang.

DSC_0532

Aku tidak akan pernah mengajakmu untuk kembali ke masa lalumu. Even past is a nice place to visit, but certainly not good place to stay. Yang ingin aku lakukan adalah mengingatkanmu bahwa kepalsuan yang pernah kamu lakukan telah menggerus originalitasmu secara perlahan-lahan.

Introspeksi. Begitu kata sederhananya.

Aku akan kisahkan tentang seekor burung yang sedang bersedih. Padahal burung itu memiliki sarang yang indah. Tidak satupun burung lain yang mengucilkannya karena ia sangat baik. Tapi, keadaan membuatnya memutuskan untuk pindah ke hutan. Lalu temannya bertanya, “Kenapa kamu ingin pindah?”. Burung itu menjawab, “Manusia tidak suka dengan suaraku, jadi aku harus pindah dari sini.”

Teman yang baik lalu menasihatinya, “Buat apa kamu pindah? Toh, suara jelekmu tidak akan berubah kemanapun kamu pergi. Yang perlu kamu lakukan adalah memperbaiki suara jelekmu.”

Lalu, burung yang sedang sedih tadi mengurungkan niatnya untuk pergi ke hutan sebelah.

Kekecewaan memang akan menyetir manusia untuk berbuat semaunya, tanpa beranalisa. Kenapa? Saat manusia bersedih, muncul sebuah keinginan yang besar untuk segera menghilangkan kesedihan. Padahal, baik rasa sedih maupun bahagia merupakan reaksi fisik manusia yang sulit dikendalikan. Stigma kamu tentang buruknya sebuah kesedihan akan merongrong jiwamu untuk keluar dari batasan-batasan normal. Sehingga, tanpa kamu sadari banyak tindakanmu yang tidak mencerminkan dirimu yang sebenarnya.

Lalu, banyak diantara kita yang berusaha menghindar dari keadaan. Seperti yang dilakukan oleh burung tadi. Namun, pernahkan kamu sadari bahwa menghindar (Bedakan dengan mengatasi, ya!) dari keadaan terkadang akan membawamu pada keadaan yang lebih membebani. Saat menghindar, kamu akan masuk ke dunia yang menyenangkan (menurutmu). Contohnya, saat kamu gagal mendapatkan pekerjaan, kamu malah mengurung diri dalam kamar. How pathetic?

Nah, hal-hal inilah yang mendorong dirimu untuk masuk ke zona “Another U” yang bukan kamu banget. Sehingga saat kamu sadar, kamu telah tersesat jauh.

Sekarang adalah saatnya kita melakukan introspeksi diri. You must be New, but still original U!!

Merubah diri bukanlah dengan menghindari masalah yang membebani, melainkan dengan mengatasi masalah tersebut sehingga terbentuklah sebuah pengalaman yang akan menjadi teori baru untuk kebaikan masa depanmu. Let’s be Smart!! 

Terimalah dirimu apa adanya. Sadarilah bahwa kesedihan merupakan hal alamiah yang terjadi pada manusia. Berdamailah dengan apapun keadaanmu. Karena dengan itu, kamu akan lebih mudah menemukan langkah yang benar menuju masa depanmu.

Jemputlah dirimu yang telah lama hilang itu!!

By. Riri A

Advertisements

2 thoughts on “Yang Lama Hilang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s