Berlayar ke Seberang

Tidak peduli besar atau kecilnya perahu yang ditumpangi. Luasnya samudera tidak akan berkutik untuk menghalangi ganasnya kobaran semangat perjuangan. Maju kedepan menyongsong kecerahan…Saatnya aku pergi Berlayar Ke Seberang!!!

Sepekan waktu telah dihabiskan untuk merenungi kekurangan. Hidup tanpa asa dan semangat. Keringkihan jiwa mengundang ketakutan untuk membuka jendela. Aku selalu terkurung dalam benteng yang kunamai “trauma”…

Lalu, sepuluh menit waktu aku luangkan untuk mendengar keluhan insan yang sedang putus asa. Membersitkan sebuah makna bahwa aku masih lebih baik dari dirinya..

Kemudian aku hitung waktu untuk menulis semua kelebihanku. Rasanya tidak cukup waktu sewindu bahkan satu dasawarsa. Aku baru menyadari bahwa putus asaku adalah sebuah kelelahan semu. Aku perlu berlayar ke pulau seberang untuk hilangan rasa sendu..

By. Riri Armen

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s