Sel Tanpa Jendela

Kita semua adalah tahanan pada sebuah penjara. Yang membedakan satu dengan yang lain adalah beberapa orang menempati sel berjendela, sedangkan yang lainnya menempati sel tanpa jendela.

-Kahlil Gibran-

***

Menatap panjang kearah pegunungan yang terlihat tinggi karena diselingi oleh hamparan sawah yang landai. Burung burung bebas beterbangan dengan riang seolah tidak ada hambatan. Andai aku punya sayap, aku akan terbang tinggi setangguh sang rajawali..Andai?

Keterbatasan diri yang selalu Riri ungkapkan dengan untaian kata-kata indah dalam sebuah Diary, kembali terkuak setelah satu-persatu lembar masalalu dikenang kembali. Banyak angan-angan yang terabaikan hingga berubah status menjadi ‘angan-angan kosong’. Banyak mimpi yang hanya menjadi penghias semu. Banyak rencana yang terkubur penasaran karena tidak pernah diwujudkan. Gagal?

Menghadapi masa depan seolah menjadi kecaman setelah melihat Rajawali telah terbang dengan gagahnya. Riri masih bertahan sebagai seekor burung merpati yang nyaman terkurung didalam sangkar hanya untuk melindungi keindahan sayapnya. Bermanja-manja dengan makanan yang seadanya. Langit-langit di dalam kandang terasa tinggi dan lapang..

***

Saatnya membuka jendela itu!! Membuka mata hati untuk memaklumi bahwa tantangan adalah bagian dari kehidupan. Tantangan mengandung ketidakpastian yang terkadang dapat menyeret pilihan pada lembah kegagalan. Ini menumbuhkan keraguan untuk membuat keputusan.

Riri harus melepas belenggu keraguan yang menghambat merpati manja bereinkernasi menjadi rajawali tangguh. Keberanian adalah kekuatan untuk melawan belenggu keraguan. Putuskan segara.

Keberanian akan memangkas belenggu keraguan, lalu munculkan kekuatan baru (By. Riri Armen)

Belenggu itu adalah tumpukan masa lalu kelam yang dilukiskan oleh lingkungan, dialah orang-orang terdekat, dan karakter pribadi, dialah keegoisan dan sikap rendah diri. Saatnya mengenali belenggu itu.

Hidup tidak ditentukan oleh sejarah, melainkan respons terhadap kejadian yang menimpa diri (Kata orang-orang bijak)

Pribadi yang tangguh akan memutuskan untuk menjadi rajawali yang mampu terbang tinggi dan mengepakkan sayapnya hingga kepelosok negeri. Segerakan keputusan untuk menumpas belenggu itu. Karena ini mutlak wewenang masing-masing insan.

Memupuk hidup dengan pengalaman. Meramaikan jejaring sosial dengan kawan. Prestasi dan gelar akademisi dijadikan sumber motivasi..Saatnya bangkit dari semangat yang sudah pasi..

Ayo kepakkan sayapmu wahai Rajawali…

Jangan biarkan keindahan hidup terkurung dalan ‘Sel Tanpa Jendela’…(By. Riri Armen)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s